2. Rider : Critical Illness 49 [ CI atau CI+ ]

100% Uang Pertanggungan Sakit Kritis akan dibayarkan bila tertanggung terdiagnosa untuk pertama kali terhadap salah satu dari 49 penyakit kritis
Tersedia pilihan :
CI : klaim penyakit kritis mengurangi manfaat UP Jiwa (dicover sampai usia 85tahun)
CI+ : klaim penyakit kritis tidak mengurangi manfaat UP Jiwa (dicover sampai usia 70tahun)

Usia Masuk 1-64 tahun

Uang Pertanggungan : minimum 8juta dan maksimum 100% UP Dasar Jiwa
Dewasa 18-64 tahun : maksimal Rp 2 Milyar
Anak-anak 1-17 tahun : maksimal Rp 50 juta

Periode eliminasi (masa tunggu) : 90 hari sejak polis diterbitkan

Data dari WHO hampir 67% penduduk dunia meninggal karena sakit kritis.

Allianz memiliki produk critical illness yang mengcover seseorang dengan uang pertanggungan sakit kritis dari hasil diagnosa saja (asuransi lain dgn adanya tindakan) dan tanpa syarat bertahan hidup.

Pengecualian :
1. Segala penyakit yang disebabkan langsung dan tidak langsung oleh HIV / AIDS
2. Penyakit bawaan sejak lahir
3. Penyakit kritis yang sudah ada sebelom mengambil asuransi atau timbul dalam periode eliminasi 90 hari
4. Penyakit kritis yang timbul dari percobaan bunuh diri atau kesengajaan mencederai diri

Daftar 49 sakit kritis di Allianz :

  1. Serangan Jantung Pertama
  2. Stroke
  3. Operasi Jantung Koroner
  4. Operasi Penggantian Katup Jantung
  5. Kanker
  6. Gagal Ginjal
  7. Kelumpuhan
  8. Multiple Sclerosis
  9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
  10. Penyakit Alzheimer / Gangguan Otak Organik
  11. Koma
  12. Penyakit Parkinson
  13. Terminal Illness
  14. Penyakit Paru-Paru Kronis / Tahap akhir
  15. Penyakit Hati Kronis
  16. Penyakit Motor Neuron
  17. Muscular Dystrophy
  18. Anemia Aplastis
  19. Operasi Pembuluh Aorta
  20. Hepatitis Fulminant
  21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
  22. Meningitis Bakteri
  23. Tumor Otak Jinak
  24. Radang Otak
  25. Luka Bakar
  26. Poliomyeliitis
  27. Trauma Kepala Serius
  28. Apallic Syndrome
  29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
  30. Angioplasti dan penatalksanaan invansif lainnya untuk penyakit Jantung Koroner
  31. Lupus Eriteratosus Sistemik
  32. HIV yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
  33. Tuli (hilangnya fungsi indra pendengaran)
  34. Bisu (kehilangan kemampuan berbicara)
  35. Kebutaan
  36. Skleroderma progresif
  37. Penyakit Kista Medullary
  38. Cardiomyopathy
  39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak yg memerlukan pembedahan
  40. Terputusnya akar-akar syaraf Plexus Brachialis
  41. Stroke yg memerlukan operasi arteri carotid
  42. Operasi Scoliosis Idiopatik
  43. Pankreatitis menahun & berulang
  44. Penyakit Kaki Gajah kronis
  45. Hilangnya kemandirian hidup
  46. Kematian selaput otot atau jaringan (gangrene)
  47. Rheumatoid Arthritis berat
  48. Colitis Ulcerative Berat (Cronh’s disease)
  49. Penyakit Kawasaki yg mengakibatkan komplikasi pada Jantung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s